TUGAS MATA S2MMSI
KULIAH KM – KELOMPOK 1
Albert (0932201453)
Eko Mulyanto (0932201434)
Shirli P.M.(0932201472)
Latar belakang
- Berdiri tahun 1979
- Memproduksi dan memasarkan makanan dan minuman
- Menjangkau lebih dari 30 negara di dunia
Tiga Pilar
- Produk dan layanan berkualitas
- Manajemen yang berkualitas
- Program yang melibatkan stakeholder
Komitmen
- Konsumen
- Makanan sehat dan nikmat
- Produk bermutu dan terpercaya
- Mitra bisnis
- Profesional
- Standar kualitas
- Inovasi
- Membangun merk global
- Karyawan
- Investasi
- Kepuasan profesi
- Kontribusi positif pada masyarakat
Kondisi sistem IS/IT yang baik
- ERP
- Business Intelligence
- Helpdesk System
- E-mail server
- Portal intranet
Organizational learning
- Learning Forum
- Sharing knowledge
- Nutrifood Business Course
- Program Orientasi Karyawan
Proses eksternalisasi belum berjalan
- Dokumentasi belum rapi
- Knowledge masih berada di dalam karyawan
- Gagal mengidentifikasi knowledge penting
Dampak
- Hilangnya knowledge penting
- Lambatnya proses pembelajaran
- Tidak ada standard
Kebutuhan Knowledge Management System
- Knowledge karakteristik area
- Sistem rotasi salesman
- Pindahnya karyawan-karyawan kunci
Pembangunan KMS
- Respon divisi promosi sangat baik
- Persetujuan dari pimpinan perusahaan
- Sebagai salah satu strategic plan
Tantangan – people
- Kurangnya komitmen stakeholder
- Eksternalisasi knowledge
- Mencari core knowledge
- Mendesain KMS yang baik dan menarik
Membangun perasaaan pentingnya KM pada stakeholder, terutama para pimpinan perusahaan.
- Mengidentifikasi akar masalah, keperluan bisnis dan peluang yang ada:
- Sesi business review di bulan Jan 2010
- “Apa yang membuat satu brand bisa segitu larisnya di Sulawesi?
- ”Hanya ada satu orang yang dapat menjelaskan
Membentuk koalisi yang kuat
- Membuat sebuah tim yang kuat untuk mengadakan perubahan
- Mendorong kelompok bekerja sebagai tim
- Penerapan :
- Tim terdiri dari HOD Promosi, HRD, IT, maupun orang-orang yang dapat mendorong KM
- Pertamuan berkala 2 minggu sekali untuk mereview progess
- Project Charter
Membuat Visi
- Membuat visi untuk mengarahkan perubahan
- Menentukan strategi untuk mencapai visinya
- Penerapan:
- Visi untuk mengarahkan dan mengendalikan penerapan KM
- Visi yang dibuat harus jelas dan terjangkau
Mengkomunikasikan visi
- Gunakan setiap hal (kendaraan) untuk mengkomunikasikan visi dan strategi
- Mengajarkan perilaku dengan menjadi contoh
- Penerapan:
- Pengenalan dan pelatihan konsep KM
- Seminar-seminar yang membahas keuntungan KM
Mendorong yang lain untuk bertindak sesuai dengan visi
- Menghilangkan halangan yang merintangi visi
- Merubah sistem atau struktur yang menghalangi terjadinya perubahan
- Mendorong untuk mengambil resiko, hal yang tidak biasa, dan melakukannya
- Change management
- Change agent
- Stake holder profiles, Commitment Continuum, Profile strategies, Tactical plan, Feedback
Merencanakan dan membuat target jangka pendek
- Merencanakan kinerja yang dapat diukur
- Menciptakan improvement
- Menerapkan sistem reward bagi yang terlibat dalam improvement
- Penerapan:
- Pilot project
- Sistem pengukuran KPI
- Reward bagi yang mendukung penerapan KM
Terus mengembangkan improvement
- Evaluasi sistem dengan merubah, membuat aturan-aturan baru untuk meningkatkan kredibilitas sistem
- Mengangkat, mempromosi, dan mengembangkan karyawan yang mendukung perubahan dan berjalan sesuai dengan visi
Memasukkan KM kedalam culture perusahaan
- Mengartikulasikan perilaku baru dengan keberhasilan organisasi
- Penerapan:
- Memasukkan dalam SOP
- Memasukkan dalam Policy
Kesimpulan
- Leadership dalam perusahaan sangatlah penting
- Komitmen dari stakeholder sangat dibutuhkan
- Merubah culture dan kebiasaan membutuhkan proses yang panjang dan waktu yang lama
- Diperlukan sebuah leadership dan strategi yang baik untuk dapat memenangkan komitmen dari para stakeholder
Saran
- Knowledge Management ini dapat diperluas ruang lingkupnya di perusahaan
- Mencakup divisi-divisi lain
- Memperhatikan kebutuhan dan prioritas dari tiap divisi
- Menerapkan E-Learning
Daftar Pustaka :
- Davenport, T.H. and Prusak, L. (1998). Working knowledge: How Organisations Manage What They Know. Boston, Massachusetts: Harvard Business School Press.
- Kuan-Tsae Huang, (1997) “Capitalizing Collective Knowledge for Winning, Execution and Teamwork”, Journal of Knowledge Management, Vol. 1 Iss: 2, pp.149 – 156
- Mohamed Khalifa, Vanessa Liu, 2003, “Determinants of Successful Knowledge Management Programs”, Academic Conferences Limited.
- Nahavandi, A. (2000). The Art and Science of Leadership. 2nd ed. New Jesley: Prentice Hall.
Pemberton, J.D., Stonehouse, G.H. and Francis, M.S. (2002). Black and Decker – Towards a Knowledge-Centric Organization. Knowledge and Process Management. 9(3): 178-189. - Salleh, Y. and Goh, W.K. (2002). “Managing Human Resources Toward Achieving Knowledge Management”. Journal of Knowledge Management, 6(5): 457-468.
- Santosus, M. and Surmacz, J. (2001). The ABCs of Knowledge Management. CIO.
- Stankosky, Michael 2000. A Theoretical Framework. KM World. Special Millennium Issue.
- Skyrme, D. and Amidon, D. (1997). The Knowledge Agenda. The Journal of Knowledge Management. 1(1): 27-37.
- Quintas, P., Lefrere, P. and Jones, G. (1997). KM: A Strategic Agenda. Journal of Long ange Planning. 30(3): 385-391.
vDavenport, T.H. and Prusak, L. (1998). Working knowledge: How Organisations Manage What They Know. Boston, Massachusetts: Harvard Business School Press.
vKuan-Tsae Huang, (1997) “Capitalizing Collective Knowledge for Winning, Execution and Teamwork”, Journal of Knowledge Management, Vol. 1 Iss: 2, pp.149 – 156
vMohamed Khalifa, Vanessa Liu, 2003, “Determinants of Successful Knowledge Management Programs”, Academic Conferences Limited.
vNahavandi, A. (2000). The Art and Science of Leadership. 2nd ed. New Jesley: Prentice Hall.
vPemberton, J.D., Stonehouse, G.H. and Francis, M.S. (2002). Black and Decker – Towards a Knowledge-Centric Organization. Knowledge and Process Management. 9(3): 178-189.